Article Retraction & Withdrawal

Jurnal Pengabdian Indonesia memiliki kebijakan yang jelas terkait penarikan (retraction) dan penarikan diri (withdrawal) artikel untuk menjaga integritas akademik dan transparansi publikasi. Semua prosedur mengikuti pedoman COPE dan standar etika jurnal nasional maupun internasional.

1. Kebijakan Penarikan Artikel

Artikel dapat ditarik jika:

  • Temuan dianggap tidak dapat dipercaya akibat pelanggaran etika (fabrication, falsification) atau kesalahan jujur (miscalculation, kesalahan eksperimen).

  • Ditemukan plagiarisme atau praktik penelitian yang tidak etis.

  • Artikel diterbitkan di tempat lain tanpa sitasi, izin, atau justifikasi yang sah (duplicate publication).

  • Terjadi pelanggaran hukum (defamasi, pelanggaran kerahasiaan, pelanggaran hak cipta).

2. Prosedur Penarikan Artikel

  • Notifikasi penarikan diterbitkan, menjelaskan artikel yang ditarik dan alasannya.

  • Artikel ditandai jelas sebagai “Retracted” pada semua format (PDF, HTML).

  • Notifikasi penarikan terhubung dengan artikel yang ditarik dan dapat diakses gratis.

  • Penarikan mengikuti pedoman COPE untuk memastikan transparansi dan keadilan.

3. Kebijakan Penarikan Diri Manuskrip

  • Penulis tidak diperbolehkan menarik manuskrip setelah diterima.

  • Permintaan penarikan hanya dipertimbangkan jika:

    • Ditemukan kesalahan kritis yang merusak validitas penelitian.

    • Permintaan diajukan sebelum proses peer review selesai dengan justifikasi yang jelas.

4. Prosedur Penarikan Diri

  • Penulis harus mengirimkan permintaan penarikan resmi yang ditandatangani ke redaksi.

  • Dewan editorial meninjau permintaan; jika disetujui, diberikan konfirmasi tertulis.

  • Penarikan tidak sah (setelah review atau setelah diterima tanpa persetujuan) dapat mengakibatkan larangan pengiriman selama dua tahun untuk semua penulis terkait.

5. Penggantian dan Koreksi

  • Dalam kasus luar biasa, artikel yang diterbitkan dapat diganti dengan versi yang diperbaiki jika ada justifikasi.

  • Kesalahan minor yang tidak mempengaruhi temuan diperbaiki melalui Erratum atau Corrigendum, dan dikaitkan ke artikel asli.

6. Pengawasan Etika

  • Jurnal mematuhi pedoman penarikan COPE secara ketat.

  • Jurnal berhak menindak perilaku tidak etis yang mengancam integritas publikasi.